Dalam hidup, manusia akan selalu dihadapkan dengan persimpangan jalan.
Selama ini saya selalu beranggapan bahwa ketika tiba di persimpangan jalan tersebut maka kita harus memilih apakah kita akan mengikuti jalur yang sebelah kiri atau jalur sebelah kanan. Terus jalan di tengah mengibaratkan bahwa saya belum mengambil keputusan apa-apa dan akan terus bertemu persimpangan-persimpangan jalan lainnya di depan. Tapi apakah memang dalam hidup manusia itu hanya ada persimpangan tiga?
Salah satu teman berkata bahwa akan selalu ada pilihan ketiga dibandingkan kiri atau kanan tadi. Dan itulah yang membuat hadirnya persimpangan empat. Menurutnya, dalam hidup ini selalu ada jalan tengah untuk apapun yang kita hadapi dan rasakan.
Semua argumen dari masing-masing pihak di atas dapat dibernakan dan dapat juga tidak. Semua kembali lagi kepada pribadi masing-masing apakah memang ia melihat jalan tengah dari persimpangan itu ataukah jalan buntu yang memaksa orang untuk memilih.
Sampai sekarang saya masih menjadi orang yang selalu bertemu dengan jalan buntu
xixixixixi, untuk itu saya harus selalu memilih meski itu sulit. Apapun keputusan itu , kiri atau kanan, tidak mungkin 100% akan menerima hal tersebut.
Comments